NGERINYA DOSA RIBA, BIKIN PELAKUNYA BISA GILA

KONSULTASI ISLAM KELUARGA. Ada seseorang bercerita, dulu saat belum sadar bahwa riba itu dosanya luar biasa besar, dia biasa meminjam uang ke Bank untuk usaha, beli mobil kredit ke Leasing, punya cicilan KPR ke salah satu Bank juga. Walaupun semua kredit itu ia sukses lunasi tanpa kendala berarti, karena memang dia termasuk orang dengan penghasilan besar.
Akan tetapi setelah ia mengetahui bahwa dulu yang ia lakukan adalah riba dan dosa besar, ia sangat menyesal bahkan sampai terbawa mimpi. Jika dulu waktu belum sadar kalau riba itu dosa besar, ia sering bermimpi buruk dikejar hantu, dikejar pembunuh, kini setelah sadar Riba itu dosa maka mimpi buruknya berganti, ia pernah bermimpi buruk rumahnya didatangi mobil Toyota Alphard, lalu dia disuruh bayar cicilan setiap bulannya.😂
Riba, adalah sebuah sistem penopang ekonomi Kapitalisme yang memang sedang menguasai dunia saat ini. Sistem ekonomi Kapitalisme inilah hidup karena ada sistem ribawi yang menopangnya, tanpa sistem ribawi, Kapitalisme akan runtuh.
Bayangkan bagaimana negara-negara maju pelaku utama ekonomi Kapitalisme seperti Amerika Serikat, Jepang, Cina, dan negara Eropa Barat, mereka bisa tumbuh, hidup dan menggurita pengaruhnya, karena mereka memberikan utang luar negeri dengan konsekuensi bunga utang ( riba ) kepada negara-negara dunia ketiga ( negara berkembang dan negara miskin ), konsekuensi lain dari hutang riba itu adalah bebasnya barang-barang industri mereka masuk ke negara-negara penerima hutang.
Sebagai contoh Indonesia yang merupakan pasar besar otomotif Jepang, tentu cara pemasarannya pun mengutamakan sistem Kredit yang Ribawi. Nah di sinilah sistem Kapitalisme bisa bergerak dan berkembang.
Di negeri ini, hampir semua lini kehidupan diisi dengan sistem Ribawi, beli sepeda motor, beli mobil, beli rumah, pakai sistem Ribawi, belanja ini itu, makan di restoran, juga menggunakan kartu kredit yang ribawi. Kredit Bank, KTA, rekening koran, kartu kredit, tabungan, semua ada sistem ribawinya.
Allah SWT berfirman
الَّذِينَ يَأْكُلُونَ الرِّبَا لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ الَّذِي يَتَخَبَّطُهُ الشَّيْطَانُ مِنَ الْمَسِّ
Orang-orang yang memakan harta riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kerasukan setan lantaran tekanan penyakit gila. QS Al Baqarah ayat 275.
Ibnu Katsir menafsirkan ayat tersebut berkata : “Orang yang memakan harta riba pada hari kiamat akan dibangkitkan dari kubur mereka seperti orang yang terkena ayan, kesurupan, seperti orang kerasukan setan, mereka sangat sulit berdiri ( Tafsir Al Quran Al Adzim)
Syaikh Abdurrahman an Nashir as Sa’di berkata “ Itulah keadaan buruk para pemakan riba, dimana saat mereka dibangkitkan dari kuburnya mereka kesulitan berdiri dan tingkah laku mereka seperti orang gila” ( Tafsir Al Karimir Rahman, hal 117 )
Bahkan gambaran para pelaku riba yang sebenarnya akan terlihat pada hari berbangkit ( Yaumul Ba’ats ) nanti yang seperti orang gila, bisa terlihat saat masih di dunia.
Kita bisa lihat banyak Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang diakibatkan oleh permasalahan hutang piutang, banyak orang bunuh diri karena hutang piutang, banyak yang nekat melakukan kriminalitas karena masalah hutang piutang, dan bahkan gila beneran karena hutang piutang ribawi.
Baca juga : Inilah Kavling siap bangun Properti Syariah harga terjangkau di Bogor, Cicilan 100 % Tanpa Riba
Tingginya angka kecelakaan juga bisa diakibatkan permasalahan ribawi, karena kredit kendaraan bermotor via leasing. Rumah tangga kurang / tidak harmonis karena menggunakan KPR ribawi, via Bank.
INILAH NGERINYA DOSA RIBA YANG BISA BIKIN GILA
DOSA RIBA PALING RINGAN ADALAH SETARA DENGAN DOSA BERZINA DENGAN IBU KANDUNG SENDIRI
عَنْ عَبْدِ اَللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ عَنْ اَلنَّبِيِّ قَالَ: اَلرِّبَا ثَلاثَةٌ وَسَبْعُونَ بَابًا أَيْسَرُهَا مِثْلُ أَنْ يَنْكِحَ اَلرَّجُلُ أُمَّهُ
Dari Abdullah bin Masud RA dari Nabi SAW bersabda,"Dosa Riba itu terdiri dari 73 tingkatan. Tingkatan yang paling ringan seperti seorang laki-laki berzina dengan ibu kandungnya sendiri. (HR. Ibnu Majah dan Al-Hakim)
Hadist di atas menurut jumhur ulama adalah shahih.
Coba pikirkan baik-baik, dosa riba yang paling ringan saja setara dengan berzina dengan ibu kandung sendiri, tentu kalau dibayangkan saja bisa bikin gila bukan?
DOSA RIBA YANG KEDUA ADALAH SETARA DENGAN DOSA BERZINA DENGAN 36 PELACUR
عَبْدِ الله بْنِ حَنْظَلَة غَسِيلُ المَلاَئِكةِ قَالَ : قَالَ رَسُولُ الله ِدرْهَمُ رِبَا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتٍّ وَثَلاَثِيْنَ زَنِيَّة - رواه أحمد
Dari Abdullah bin Hanzhalah ghasilul malaikah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Satu dirham uang riba yang dimakan oleh seseorang dalam keadaan sadar, dosanya jauh lebih dahsyat dari pada berzina dengan 36 wanita pelacur. (HR. Ahmad)
Jika satu dirham itu setara dengan Rp. 55.000, - maka silahkan dikalikan dengan nilai KPR rumah, nilai kredit sepeda motor atau mobil. Ngerikan???, bikin gila pasti kalau melihat dosanya...
NAH INI YANG BENAR-BENAR BIKIN GILA BENERAN. ALLAH SWT DAN RASUL-NYA MENGUMUMKAN PERANG TERHADAP PARA PELAKU RIBA
َا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبَا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman
َإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ
“Maka jika kamu tidak meninggalkan sisa riba, maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akanmemerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” (QS. Al-Baqarah: 278-279)
Betapa dahsyatnya laknat Allah SWT dan Rasul-Nya kepada para pelaku Riba. Bahkan Allah dan rasul-Nya sampai menantang perang kepada para pelaku riba, bayangkan kita ditantang perang oleh Allah SWT, sedangkan Raja Namrud saja yang memiliki Imperium Babilonia, sebuah imperium dengan tentara terkuat pada waktu itu, pasukannya hancur lebur ketika menantang perang Allah SWT, dan Allah hanya mengirimkan pasukan nyamuk untuk menghadapi ratusan ribu pasukan Raja Namrud yang kuat itu.
Gila kan???
Baca Juga : Mengapa harus membeli kavling di The Ortensia Village Bogor?
LALU SIAPA SAJA YANG MERUPAKAN PELAKU RIBA
inilah 4 oknum yang Rasulullah SAW sebutkan sebagai orang yang terlibat secara langsung sebagai Pelaku Riba
عَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- آكِلَ الرِّبَا وَمُوكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba (rentenir), konsumen riba (nasabah yang meminjam), penulis transaksi riba (sekretaris) dan dua saksi yang menyaksikan transaksi riba.” Kata beliau, “Semuanya sama dalam dosa.” (HR. Muslim no. 1598).
PEMAKAN RIBA, YAITU MEREKA YANG MENYEDIAKAN JASA KEUANGAN RIBAWI KEPADA MASYARAKAT SEPERTI PIHAK BANK, RENTENIR DAN LAINNYA,
KONSUMEN RIBA, YAITU MEREKA YANG MEMINJAM UANG DI BANK, KONSUMEN KPR BANK, KONSUMEN KREDIT, PEMEGANG KARTU KREDIT, PEMEGANG KTA, KONSUMEN REKENING KORAN, DAN KAWAN-KAWAN.
PENULIS TRANSAKSI, YAITU MEREKA YANG MENCATAT TRANSAKSI RIBA.
SAKSI-SAKSI, YANG MENYAKSIKAN TRANSAKSI RIBA. IMAM NAWAWI MENYEBUTKAN BAHWA YANG TERMASUK SAKSI JUGA MEREKA YANG MEMBANTU TRANSAKSI RIBA TERSEBUT, SEPERTI MARKETING BANK, MARKETING FREELANCE BANK, DEBT COLLECTOR DAN KAWAN-KAWANNYA.
SEMUA MENDAPAT DOSA DAN LAKNAT YANG SAMA, SEBAGAIMANA DISEBUTKAN DI ATAS.
Dosa riba sangatlah besar, dan merupakan salah satu dosa besar yang akan menjerumuskan pelakunya ke neraka.
Tidak ada komentar: